LIPI mengundang insan-insan muda Indonesia untuk membangun bangsa melalui IPTEK

Melanjutkan Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil - CPNS di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia - LIPI sejak tahun 2005, pada tahun anggaran 2009 ini LIPI kembali membuka kesempatan kepada insan-insan muda Indonesia untuk berkiprah sebagai peneliti dan tenaga pendukungnya di berbagai satuan kerja LIPI.

LIPI adalah lembaga ilmu pengetahuan milik negara yang mendapatkan otoritas tertinggi untuk melakukan kajian dan penelitian ilmiah di Indonesia. Untuk itu LIPI menanungi 47 satuan kerja dengan kompetensi kajian ilmiah atau sebagai pendukung kegiatan ilmiah yang spesifik untuk masing-masing satuan kerja.

Dengan visi Terwujudnya kehidupan bangsa yang adil, cerdas, kreatif, integratif dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanistik, LIPI merupakan satu-satunya lembaga penelitian yang meliputi seluruh disiplin ilmu. Dengan karakteristiknya sebagai lembaga multi disiplin, LIPI mengemban misi :

  1. Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar menjadi penggerak utama dan acuan dalam meningkatkan kemajuan dan persatuan bangsa, memperkuat daya saing masyarakat.
  2. Ikut serta dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pembangunan berkelanjutan yang berwajah kemanusiaan.
  3. Memperkuat landasan etika keilmuan.

Bagi insan-insan muda terbaik Indonesia yang tertarik untuk bersama-sama Membangun Indonesia dengan riset ilmiah di masa depan, sekali lagi kami undang untuk bergabung bersama LIPI.

Pembukaan registrasi lamaran akan dilakukan bersamaan dengan pengumuman melalui media massa pada tanggal 3 September 2009. Untuk itu persiapkan diri dan kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan seperti tertulis di halaman INFORMASI.

Untuk informasi lebih detail serta seluruh proses penerimaan dilakukan secara online. Silahkan mengakses Sistem Informasi Penerimaan CPNS (SIPC) LIPI di :

http://www.cpns.lipi.go.id

Tertanda,
Panitia Pengadaan CPNS LIPI 2009


 

ICT untuk e-Government

Tulisan ini mencoba me-rangkum salah satu contoh nyata dari penerapan ICT dalam menunjang terciptanya pemerintahan yang bersih yaitu Sistem Informasi Penerimaan CPNS (SIPC) LIPI [1].

SIPC LIPI dibangun dengan harapan supaya proses penerimaan CPNS LIPI bisa dilakukan dengan lebih mudah, murah dan terbuka, baik bagi calon Pelamar, Panitia Penerimaan CPNS LIPI maupun Masyarakat. Sistem ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi proses guna mendapatkan insan-insan muda Indonesia terbaik sebagai abdi pelayan masyarakat di masa depan. Penggunaan sistem ini merupakan salah satu buah reformasi birokrasi dengan idealisme untuk "membersihkan" proses penerimaan PNS sebagai langkah awal untuk menciptakan pemerintahan yang bersih menuju good government [2].

Latar Belakang

Secara umum ada dua jenis kesalahan dalam Sistem Penerimaan CPNS [2] :

  1. Kesalahan administratif yang tidak disengaja, dan lebih diakibatkan oleh buruknya sistem dan rendahnya kualitas panitia.
  2. Manipulasi yang memang dengan sengaja dilakukan oleh oknum-oknum internal di instansi-instansi pemerintah.

Solusi Online

Untuk mengurangi secara maksimal kedua kesalahan tersebut, diperlukan suatu sistem terintegrasi yang mampu merealisasikan sistem pengawasan yang alami dan lebih daripada mengurangi kedua sumber kesalahan diatas, pemakaian TI berpotensi menekan waktu pemrosesan serta biaya secara signifikan.

SIPC LIPI memberikan layanan ter-integrasi sehingga seluruh proses penerimaan, dari registrasi oleh pelamar sampai proses administrasi seluruhnya dilakukan secara otomatis dan hampir tanpa intervensi manusia.

  1. Proses Online. Semua proses (kecuali verifikasi fisik, ujian tertulis dan wawancara) dilakukan secara online, mulai dari registrasi, pengiriman berkas, sampai pada informasi posisi yang tersedia, status pendaftar, dapat diakses melalui internet tanpa perlu harus datang ke kantor panitia.
  2. Meminimalisir kesalahan. Semua pihak yang terkait dengan sistem ini (pelamar, panitia, masyarakat umum) mempunyai hak akses tersendiri yang telah ditentukan dan diatur dalam sistem sehingga semua pihak dapat melakukan aktifitasnya sesuai dengan kewenangan masing-masing. Misalnya, panitia tidak akan dapat merubah data-data registrasi pelamar yang berarti jikalau ada kesalahan data-data registrasi itu adalah murni kesalahan pribadi pelamar.
  3. Otomatisasi Proses. Penentuan ranking pelamar dilakukan secara otomatis dan proporsional sesuai dengan jumlah posisi yang dibuka. Seperti pada penentuan peserta yang berhak mengikuti ujian tertulis, ranking ditentukan dari nilai IP (indeks prestasi) dengan pemberian bobot sesuai universitas asal. Hasil penilaian ujian tertulis langsung diintegrasikan ke sistem untuk ditabulasi guna mendapatkan ranking.
  4. Transparansi Keseluruhan Proses.
    • Pelamar. Sedari awal, pelamar dapat mengetahui jumlah lowongan yang tersedia yang sesuai dengan bidang keilmuannya. Pelamar juga dapat menentukan s/d 3 satuan kerja yang ingin dimasukinya. Mengetahui jumlah pelamar untuk bidangnya (jelas berapa saingannya), mengetahui nilai ujiannya sehingga tahu dengan pasti kenapa dia diterima ataupun tidak diterima.
    • Panitia. Pekerjaan panitia menjadi lebih mudah dan ringan, sebagian besar pekerjaan sudah dilakukan oleh pelamar sendiri, misalnya memasukkan data pelamar. Dengan demikian panitia dapat konsentrasi ke pekerjaan lainnya seperti verifikasi fisik, dll.
    • Masyarakat umum. Informasi-informasi yang bersifat umum (misal, daftar lowongan, daftar pelamar, daftar yang diterima dan ditolak, dll.) tersedia secara online sehingga masyarakat dapat mengawasi jalannya proses penerimaan.

Sejak digunakan mulai tahun 2005, keberhasilan sistem ini juga telah diakui oleh dunia luar, dengan mendapatkan penghargaan dari Asia Pasific Information Communication and Technology Award (APICTA) tahun 2006, sekaligus menjadi wakil Indonesia di ajang tahunan di Macao, untuk kategori e-Government. Sistem ini juga telah mendapatkan hak cipta dari Departemen Hukum dan Perundang RI dengan registrasi No. 036749 [3].

Referensi :

  1. Sistem Informasi Penerimaan CPNS (SIPC) LIPI, http://www.cpns.lipi.go.id
  2. LT. Handoko, "Penerimaan PNS Online : Langkah awal menuju Good Government ?", e-Indonesia (Edisi 15 April - 14 Mei 2007)
  3. Prakoso Bhairawa Putera S, "Penerimaan CPNS berbasis Web Online", Biskom (November 2008)
 
Share |
 

Info Redaksi

Zaenal Akbar
  • Penulis : Zaenal Akbar
  •  
  • Editor : Zaenal Akbar
    Revisi Terakhir : 04/09/2009 06:43
    Jumlah Akses : 2221
 

Komentar Pembaca

Nama Anda :
Komentar
Max. 250 Karakter
:
Kode :
   (*) Isi dengan Kode diatas untuk Verifikasi
 
 
 
Pengelola berkewajiban untuk merubah, menghapus komentar yang tidak layak baik dari segi bahasa maupun isinya.